Akibat Ambeyen

Akibat Ambeyen Dan Cara Mengatasinya

Setiap penyakit memiliki dampak atau akibat yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut, misalnya akibat penyakit maag – perut terasa sakit dan tidak nafsu makan, akibat penyakit diabetes – badan menjadi kurus dan stamina (vitalitas) menurun, akibat penyakit kanker – rambut menjadi rontok dan perut sering terasa mual, dan lain lain, demikian juga hal nya dengan penyakit ambeyen, akibat ambeyen menimbulkan dampak, baik pada perasaan maupun perilaku penderita.

Ambeyen adalah penyakit yang menyerang tubuh manusia di bagian sekitar anus (dubur), baru bicara soal lokasi ini saja sudah timbul akibat ambeyen yakni penderita enggan membicarakan masalah penyakitnya karena merasa malu dengan penyakit yang menyerang bagian tubuh yang kurang pantas dibicarakan ini. Banyak penderita ambeyen yang menutupi dan melakukan semacam ‘denial’ atau penolakan dalam dirinya bahwa dia menderita penyakit ambeyen. Hal seperti ini saja merupakan sebuah dampak dari penyakit ambeyen terhadap kondisi psikologis si penderita.

Akibat ambeyen yang lain adalah rasa kurang percaya diri atau rasa rendah diri pada penderita ambeyen jika harus duduk  berkumpul dengan teman-teman atau koleganya. Hal tersebut disebabkan sebagian penderita ambeyen merasakan seolah-olah ada yang mengganjal di bagian anus (pantat yang merupakan bagian tubuh untuk duduk adalah tempatnya anus), sehingga ia tidak bisa duduk dengan tenang dan harus sering merubah-rubah posisi duduknya untuk mendapatkan posisi yang paling nyaman. Hal tersebut bisa membuat penderita merasa malu sehingga yang bersangkutan jadi enggan bergaul dan berusaha menutup diri.

Penyakit ambeyen seringkali disertai dengan pendarahan akibat adanya pembuluh darah yang pecah yang disebabkan tekanan yang kuat dari pembuluh darah arteri (pembuluh darah dari jantung). Pada sebagian orang , melihat darah merupakan pengalaman yang cukup traumatik bahkan ada orang yang phobia atau takut melihat darah yang disebut hematophobia. Akibat ambeyen pada orang  yang hematophobia dan mengalami pendarahan tentu merupakan pengalaman yang akan sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologisnya.

Akibat ambeyen, meski beragam pada masing-masing orang,  jelas memiliki dampak yang cukup besar terhadap kehidupan seseorang, oleh karenanya pengobatan yang tepat harus segera dilakukan agar akibat tersebut bisa segera diminimalisir atau bahkan dihilangkan sama sekali. Untuk menghindari akibat atau dampak tambahan dari penyakit ambeyen, pengobatan secara tradisional merupakan pengobatan yang tepat sebab dampak atau akibat dari pengobatan secara modern seringkali merupakan dampak yang tidak baik bagi penderita ambeyen. Pengobatan penyakit ambeyen yang aman, efektif, dan dengan harga terjangkau  adalah dengan menggunakan obat ambeclear dan salep salwa. Kedua obat ini terbuat dari bahan-bahan yang sangat alami dan memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit ambeyen. Bahan-bahan tersebut di antaranya propolis murni, tanaman daun ungu, kunyit putih, daun binahong, minyak zaitun, dan daun sirih merah. Semua bahan diracik dengan mengacu pada standar CPOTB (Cara Pembuatan Obat yang Baik/Benar) yang dikeluarkan oleh BPOM (Badan Pengawasan Obat serta Makanan), sehingga menghasilkan obat yang dijamin keamanannya.

Akibat ambeyen tidak akan timbul jika penderita ambeyen menggunakan ambeclear dan salep salwa untuk mengobati penyakit ambeyennya. Salah satu bahan alami obat tersebut seperti propolis murni  sudah dikenal memiliki khasiat yang sangat baik bagi kesehatan dan fungsi organ-organ tubuh manusia. Propolis murni adalah semacam zat perekat yang dihasilkan oleh lebah madu yang berfungsi untuk menutupi celah atau lubang yang kecil pada sarang lebah sehingga hewan kecil lain atau bibit penyakit dari luar tidak bisa masuk ke dalam sarang.