Gejala Batu Ginjal

Gejala batu ginjal biasanya tidak akan dirasakan penderitanya jika batu tersebut masih berada di dalam ginjal. Gejala juga tidak akan terasa jika batu ginjal berukuran sangat kecil sehingga dikeluarkan dari tubuh melalui ureter dengan mudah.

Gejala akibat batu ginjal terasa ketika batu berukuran lebih besar keluar dari ginjal menuju ureter. Ureter adalah saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih. Ureter merupakan organ berbentuk tabung dengan jaringan yang sensitif. Ketika batu ginjal yang cukup besar melewati ureter, batu tersebut akan bergesekan dengan dinding ureter sehingga menyebabkan iritasi dan bahkan luka. Ini sebabnya kadang-kadang urin bisa mengandung darah. Jika batu tersebut berukuran cukup besar, batu bisa tersangkut di dalam ureter sehingga menghambat urin untuk mengalir dari ginjal.

Gejala batu ginjal yang paling umum adalah rasa nyeri pada perut dan punggung bagian bawah, pinggang, serta selangkangan. Nyeri tersebut bisa terasa secara konstan atau bisa datang dan pergi.

Gejala lain dari batu ginjal yang muncul adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil dan rasa sakit saat kencing. Warna urin pun tampak keruh dan baunya berbeda dari biasanya. Warna keruh seperti kecokelatan atau kemerahan pada urin tersebut bisa karena pendarahan saat batu ginjal melewati saluran kemih.

Selain itu, penderita juga susah beristirahat dengan tenang, mengalami mual, dan muntah-muntah.

Jika batu tersangkut di dalam ureter sehingga urin tertumpuk di dalam ginjal dan menyebabkan infeksi pada ginjal, suhu tubuh penderita akan naik. Infeksi ginjal juga membuat penderita merasa menggigil, mengalami diare, dan merasa sangat lemas.

Sumber : www.alodokter.com

Penyebab Batu Ginjal