Gejala Dehidrasi

Dua pertanda awal dari dehidrasi adalah rasa haus dan urin berwarna kuning gelap. Ini cara tubuh ketika berusaha menambah cairan di dalam tubuh dan mengurangi pembuangan cairan. Tergantung pada seberapa banyak tubuh Anda kehilangan cairan, dehidrasi terbagi menjadi tiga macam. Yaitu ringan, sedang, dan berat.

Dehidrasi Ringan dan Sedang
Dehidrasi ringan dan sedang pada umumnya akan menyebabkan:

  • Rasa haus
  • Warna urin menjadi lebih pekat atau gelap
  • Jumlah dan frekuensi pembuangan urin menurun
  • Mulut kering dan lengket
  • Mudah mengantuk dan cepat lelah
  • Saat menangis tidak ada air mata
  • Kulit kering
  • Sakit kepala
  • Sembelit
  • Pusing
  • Bayi tidak buang air kecil dalam waktu cukup lama
  • Terutama pada anak kecil, kekuatan tubuh menurun sehingga kelihatan lemas

Anda bisa menyembuhkan proses dehidrasi pada tahap ini tanpa bantuan medis dengan meminum lebih banyak cairan. Jika dehidrasi dibiarkan lanjut dalam jangka waktu lama, maka bisa memengaruhi fungsi ginjal dan menyebabkan kondisi batu ginjal. Pada akhirnya bisa menyebabkan kerusakan organ hati, radang persendian dan otot, masalah kolesterol, dan sembelit.

Dehidrasi Berat
Dehidrasi bisa membahayakan jika dibiarkan saja dan tidak ditangani secepatnya. Dehidrasi berat dianggap sebagai kondisi medis darurat dan butuh penanganan cepat. Gejala yang mungkin terjadi ketika mengalami dehidrasi berat adalah:

  • Mudah marah dan merasa kebingungan
  • Air mata yang sedikit dan mulut terasa kering
  • Tangan dan kaki terasa dingin
  • Denyut jantung cepat
  • Bernapas dengan cepat
  • Kelopak mata berkantong
  • Demam
  • Kulit menjadi tidak elastis, setelah dicubit menyusut lebih lama
  • Tekanan darah rendah
  • Terdapat darah pada cairan muntah
  • Terdapat darah pada tinja
  • Sangat pusing atau mengantuk terutama pada bayi dan anak-anak
  • Kejang-kejang
  • Tingkat kesadaran rendah

Dehidrasi pada tingkat ini membutuhkan perawatan di rumah sakit. Anda akan diberikan infus untuk mengembalikan banyaknya cairan yang hilang. Jika tidak ditangani dengan serius, maka bisa menimbulkan komplikasi. Darah bisa berhenti bersirkulasi karena dehidrasi berat dan menyebabkan penderitanya meninggal.

Saat yang tepat untuk mencari bantuan
Pada saat Anda mengalami gejala awal dehidrasi, disarankan untuk melakukan tes darah dan tes urin untuk memeriksa keseimbangan garam, terutama kandungan sodium dan potassium, di dalam tubuh.

Jika terdapat kecurigaan bahwa bayi atau anak Anda mengalami dehidrasi, segera temui dokter. Begitu pun ketika Anda sudah minum banyak air, tapi gejala masih berlanjut.

Segera berkonsultasi ke rumah sakit jika bayi Anda mengalami diare enam kali atau lebih sering selama satu hari terakhir atau ketika mereka muntah-muntah lebih dari tiga kali dalam sehari.

Sumber : www.alodokter.com

Penyebab Dehidrasi