Diagnosis Diare

Diare umumnya pulih dalam satu minggu tanpa perlu mengunjungi dokter. Jika Anda harus mengunjungi dokter, berikut ini adalah seputar hal-hal awal yang biasanya dilakukan dokter.

Mencari tahu penyebab diare
Agar penyebab diare Anda bisa diketahui, dokter akan menanyakan:

  • Seberapa sering Anda mengalami diare
  • Seperti apa kotoran Anda
  • Apakah Anda memiliki gejala lainnya seperti demam
  • Apakah Anda makan di sembarang tempat
  • Apakah Anda melakukan kontak dengan penderita diare
  • Apakah Anda sedang mengkonsumsi obat dan jika ada perubahan baru-baru ini
  • Berapa banyak kopi atau alkohol yang Anda konsumsi
  • Apakah baru-baru ini Anda mengalami stres atau sering gelisah
  • Sampel tinja untuk menganalisis bakteri penyebab diare

Analisis bakteri dan parasit pada tinja akan dilakukan di laboratorium jika Anda:

  • Memiliki gejala lain, seperti adanya darah atau nanah pada kotoran
  • Mengalami diare berkepanjangan selama lebih lebih dari seminggu
  • Memiliki gejala yang memengaruhi seluruh tubuh Anda, seperti demam dan dehidrasi
  • Baru saja dirawat di rumah sakit atau mengonsumsi antibiotik
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya karena Anda mengidap HIV
  • Mendiagnosis penyebab diare dengan pemeriksaan rektum

Dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani Pemeriksaan Colok Dubur jika penyebab diare Anda tidak diketahui atau Anda berusia lebih dari 50 tahun.

Dokter melakukan pemeriksaan ini dengan cara memasukkan jari yang telah dilindungi sarung tangan ke dalam lubang dubur Anda. Tujuannya adalah untuk mendiagnosis adanya kelainan serta kondisi yang memengaruhi lubang dubur dan usus besar Anda.

Diagnosis diare dengan tes darah
Pemeriksaan darah biasanya disarankan oleh dokter jika diare diduga terjadi akibat penyakit tertentu seperti penyakit inflamasi usus.

Diagnosis diare dengan pemeriksaan lebih lanjut
Anda biasanya akan dirujuk ke rumah sakit setempat jika dokter tidak dapat menemukan apa penyebab dari diare Anda. Berikutnya Anda mungkin akan menjalani:

  • Sigmoidoscopy atau prosedur pemeriksaan dengan cara memasukan sebuah pipa fleksibel berukuran tipis yang memiliki kamera dan lampu kecil pada ujungnya, ke dalam lubang dubur untuk melihat kondisi usus Anda.
  • Colonoscopy yaitu prosedur yang sama, namun dengan menggunakan sebuah pipa yang lebih besar untuk memeriksa seluruh usus Anda.

Sumber : www.alodokter.com

Pengobatan Diare